Putra-Putri SMANDASA Siap Harumkan Negeri
Lagi-lagi Siswa-siswi SMAN 10 Malang ( Sampoerna Academy ) meraih medali dalam ajang bergengsi yakni ISPO ( Indonesian Science Project Olympiad ) 2012. Ajang tahunan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2009 dan terbagi dalam beberapa kategori seperti, kategori lingkungan, biologi, fisika, kimia, dan teknologi ini sukses mengantarkan 4 orang delegasi SMAN 10 Malang ( Sampoerna Academy ) ke ranah Internasional.
Dimulai dari perjuangan 3 tim dari SMAN 10 Malang ( Sampoerna Academy ) yang terdiri Dari Rony Aldhea dan Mutiara Nanda pada kategori biologi, Audinda Virsa dan Wiwit Mariana pada kategori lingkungan, serta Nando Novia dan Nurul Inayah pada kategori teknologi dan pengetahuan ini, pada hari senin (20/02) kemarin berangkat menuju Jakarta didampingi oleh Ibu Kadek Windy Hapsari, S.Si dengan menggunakan kereta api jurusan Malang-Jakarta pada sore harinya dan tiba di Stasiun Gambir, Jakarta keesokan harinya pada pukul 08.00 WIB. Sebelum menuju tempat penginapan yang telah disediakan oleh panitia ISPO, mereka menyempatkan diri untuk berkeliling Monumen Nasional, Jakarta serta Sampoerna Strategic Square. Siang harinya setelah check in di tempat penginapan, mereka segera menyiapkan berbagai keperluan yang dibutuhkan untuk pameran yang akan dilaksanakan pada hari Rabu (22/02) dan Kamis (23/02) , kemudian dilanjutkan dengan latihan presentasi bersama Ibu Kadek Windy Hapsari, S.Si.
Keesokan harinya, seluruh peserta ISPO segera menuju ke tempat pelaksanaan Pameran Karya Tulis dan Prototype yang dilaksanakan di Gedung Balairum Universitas Indonesia. Usai pembukaan oleh Pihak PASIAD dan beberapa undangan, seperti Bapak Muhammad Nuh, Menteri Pendidikan Nasional Indonesia. Para peserta ISPO yang mengenakan pakaian adat daerah masing-masing dengan sigap segera menunjukkan kepiawaian mereka dalam menjelaskan prototype dari produk mereka masing-masing. Rasa Deg-degan dan was-was menjadi sensasi tersendiri bagi mereka pada hari pertama pameran, karena yang datang dalam pameran tersebut bukan hanya dewan juri saja, tapi juga mahasiswa-mahasiswa universitas ternama di Indonesia. Usai pameran ditutup pada pukul 16.00 WIB, para peserta ISPO langsung diboyong makan malam di Gedung DPR bersama para petinggi PASIAD dan beberapa anggota DPR-RI. Setelah makan malam bersama, mereka kembali ke tempat penginapan untuk persiapan pameran esok hari. Berbeda dengan pameran Hari pertama, Pameran pada hari kedua ini terbilang cukup sepi. Walaupun begitu, hal tersebut tak menyurutkan semangat dari seluruh peserta ISPO. Pameran hari keduapun, diakhiri pada pukul 16.00 WIB.
Keesokan harinya, seluruh peserta ISPO segera menuju ke tempat pelaksanaan Pameran Karya Tulis dan Prototype yang dilaksanakan di Gedung Balairum Universitas Indonesia. Usai pembukaan oleh Pihak PASIAD dan beberapa undangan, seperti Bapak Muhammad Nuh, Menteri Pendidikan Nasional Indonesia. Para peserta ISPO yang mengenakan pakaian adat daerah masing-masing dengan sigap segera menunjukkan kepiawaian mereka dalam menjelaskan prototype dari produk mereka masing-masing. Rasa Deg-degan dan was-was menjadi sensasi tersendiri bagi mereka pada hari pertama pameran, karena yang datang dalam pameran tersebut bukan hanya dewan juri saja, tapi juga mahasiswa-mahasiswa universitas ternama di Indonesia. Usai pameran ditutup pada pukul 16.00 WIB, para peserta ISPO langsung diboyong makan malam di Gedung DPR bersama para petinggi PASIAD dan beberapa anggota DPR-RI. Setelah makan malam bersama, mereka kembali ke tempat penginapan untuk persiapan pameran esok hari. Berbeda dengan pameran Hari pertama, Pameran pada hari kedua ini terbilang cukup sepi. Walaupun begitu, hal tersebut tak menyurutkan semangat dari seluruh peserta ISPO. Pameran hari keduapun, diakhiri pada pukul 16.00 WIB.
Hari Jumat (24/02) menjadi hari yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh peserta ISPO 2012, sebab selain sebagai hari terakhir mereka di kompetisi ini, juga sebagai hari penentuan jawara-jawara dalam kompetisi ini. Jumat pagi, seluruh peserta ISPO diajak berkeliling dan mencicipi wahana yang ada di Taman Mini Indonesia Indah ( TMII), Jakarta. Usai berkeliling TMII, mereka langsung menuju ke Gedung Sasana Langgen Budaya yang ada di TMII untuk melakukan gladi bersih.Usai pembukaan dan Tari Saman disuguhkan, tiba saatnya waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh peserta ISPO, yakni pengumuman jawara.
Akhirnya melalui proyek fotoelektrolisisnya, tim yang digawangi oleh Nando Novia dan Nurul Inayah sukses menyabet medali perak kategori teknologi dan pengetahuan sedangkan tim Audinda Virsa dan Wiwit Mariana juga dengan sukses meraih gelar Honorable Mention pada kategori lingkungan. Tim yang digawangi oleh Nando dan Nurul Inayah ini kelak akan mewakili Indonesia dalam kompetisi serupa dalam skala internasional di Georgia pada pertengahan tahun 2012 ini.
“ Nah, kita kan menggunakan energi surya, sistem hibrid, dan energi hidrogen dari urin sebagai bahan bakarnya.Untuk saat ini kita masih ingin mengembangkan instalasi urinnya. “ Ujar Nurul Inayah saat ditanya mengenai pengembangan proyek mereka. (meg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar