The Leader In Me, Tabungan Untuk Future Leader
TLIM (The Leader In Me) merupakan program unggulan SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) yang bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan di diri tiap siswa. Program yang dibuat berdasarkan visi sekolah yaitu menjadi sekolah yang sukses menciptakan pemimpin masa depan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 10 dan 11 tiap minggunya.DEVA/PENA MUDA SMANDASA Serius: Suasana pembelajaran The Leader In Me |
Dalam program ini siswa dibekali dengan materi 7 habits atau 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif. 7 kebiasaan itu,yang pertama adalah Be Proactive yaitu bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri dan membuat pilihan berdasarkan prinsip dan nilai, bukan tergantung suasana hati, yang kedua adalah Begin with The End in Mind yaitu merencanakan sesuatu dengan terlebih dulu menciptakan visi dan tujuan yang ingin dicapai serta membuat komitmen terhadap diri sendiri untuk melaksanakannya, yang ketiga adalah Put First Thing First yaitu mengorganisasikan dan melaksanakan hal-hal yang telah diprioritaskan, yang keempat adalah Think Win Win yaitu mendorong penyelesaian konflik dan membantu masing-masing individu untuk mencari solusi yang sama-sama menguntungkan, yang kelima adalah Seek First to Understand, Then to Be Understood yaitu mendengarkan dengan seksama untuk memahami orang lain, sebab dengan itu orang lain akan merasa ditegaskan, dihargai dan mau membuka diri, yang keenam adalah Synergize yaitu memanfaatkan perbedaan-perbedaan serta peluang yang ada untuk mengatasi sebuah masalah, dan yang terakhir adalah Sharpen The Saw yaitu mau memperbaharui diri terus-menerus dalam keempat bidang kehidupan dasar yakni fisik, sosial/emosional, mental dan rohaniah. Selain 7 habits, siswa juga dibekali dengan rekening bank emosional yang mencerminkan tingkat kepercayaan dalam suatu hubungan. Program yang dimulai sejak tanggal 24 Januari 2012 ini dibina oleh 5 orang guru yang telah mengikuti training selama 3 hari mengenai 7 Habits for Highly Effective Teens di Jakarta. Kelima guru tersebut adalah Bu Anita, Pak Siswanto, Pak Widodo, Bu Kadek dan Pak Aviv.
Program yang telah dijadwalkan dalam 5 kali pertemuan ini sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun lalu, namun pelaksanaannya hanya sebatas Leadership Camp dan English Camp saja karena waktunya tidak memungkinkan. Walaupun begitu, program ini akhirnya dapat direalisasikan juga. Seolah tidak mau kalah, sebelum pelaksanaan program ini ada 30 guru dan staf tata usaha yang diikutkan juga workshop dan training 7 Habits for Highly Effective People. Bedanya training tersebut lebih difokuskan kepada orang dewasa, sehingga tidak hanya menumbuhkan jiwa kepemimpinan pada diri setiap siswa saja, tetapi juga pada seluruh warga sekolah.
“Jadi gak cuma siswa saja yang paham mengenai TLIM (The Leader In Me), tetapi seluruh warga sekolah juga. Jadi diharapkan dari 30 guru dan staf tata usaha yang diikutkan training 7 habits itu bisa menularkan virus-virus TLIM kepada seluruh warga sekolah lainnya” Ujar Bu Anita, salah satu trainer program The Leader In Me. (meg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar