Rabu, 14 Maret 2012

      IPA atau IPS? Pilih mana?

ARV/PENA MUDA SMANDASA

       Jurusan. Ya, satu kata yang akan membuat pelajar SMA pusing tujuh keliling. Pasalnya, melalui penjurusan ini akan menentukan karir dan masa depan mereka nantinya. Mungkin bagi sebagian siswa, ada yang memilih jurusan berdasarkan keinginan orang tua, minat mereka bahkan yang lebih jauh lagi berdasarkan karir yang ingin mereka jalani di masa depan. Lantas, bagaimana cara memilih jurusan yang sesuai dengan kita?

1. Kenali karakteristik jurusan masing-masing
       Ya, salah satu cara mengetahui minat dan potensi kita dalam jurusan tertentu adalah dengan mengetahui plus minus dari jurusan tersebut. Jurusan IPA, hampir semua pelajaran bermuatan eksakta dan alam. Di dalamnya ada biologi, kimia, fisika, dan matematika yang dipelajari lebih mendalam. Di jurusan IPS lebih menitik beratkan pada ilmu sosial. Di dalamnya ada pelajaran sosiologi, sejarah, geografi, ekonomi dan akuntansi dan antropologi. Sedangkan jurusan bahasa menitik beratkan keilmuan bahasa. Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia mendapatkan porsi lebih banyak daripada jurusan yang lain. Selain itu, jurusan bahasa juga menambah pelajaran bahasa asing lainnya.



     Profil Jurusan IPA

■         Mempelajari ilmu pasti, alam, maupun eksak
■         Identik dengan metode ilmiah yang mengutamakan logika
■         Jawaban atas pertanyaan soal adalah pasti dan tidak bisa diganggu gugat
■         contoh : Teknik, Kedokteran, Keperawatan, Ilmuwan (BIologi, Kimia, dll), Psikologi
■         Bisa lintas jurusan begitu memilih PTN, karena terbiasa terlatih logika dan penalarannya
■         Perlu waktu dan suasana yang khusus (konsentrasi tinggi) untuk mempelajari IPA
■         Sering terlihat belajar terus, seperti tidak ada waktu santai
■         Banyak siswa IPA, yang akhirnya memilih jurusan IPS ketika kuliah

 Profil Jurusan IPS

■ Mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat
■ Bukan santai, tetapi pelajarannya membutuhkan penalaran dan kekrtitisan dalam berpikir
■ Informasi kemasyarakatan terus berkembang setiap hari, sehingga harus rajin membaca
■ Saat ini, dunia kerja membuka lapangan yang luas untuk jurusan Sosial. Dengan catatan, lulusan harus luwes, aktif dan tanggap terhadap perubahan sosial.
■ Masih punya waktu untuk bergaul, sehingga wawasan tentang kemasyarakatan bisa bertambah
■ Ex : Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Akuntansi, Bahasa, Hukum, Sosial Politik
■ Bisa namun, agak sulit untuk lintas jurusan ketika PTN

2. Kenali Minat dan Potensi diri

       Coba buka-buka rapot, nilai mana ya yang lebih bagus? mapel IPA atau IPS? jika cenderung ke IPA, ada baiknya kita memilih jurusan IPA. Jika cenderung ke IPS, ada baiknya jika kita memilih jurusan IPS.

       Selain itu, Jika berminat pada hal-hal eksakta, pilihlah IPA. Jika berminat pada ilmu sosial seperti politik dan ekonomi, sebaiknya memilih IPS. Namun, jika lebih tertarik pada sastra dan seni, pilihlah jurusan bahasa. Selain karena minat, memilih jurusan juga karena bakat. Pelajari bakat yang kamu punya. Jika kamu bakat di bidang pengetahuan alam dan matematika, sebaiknya memilih IPA. Jika kamu bakat menjadi orator, suka diskusi politik dan ekonomi, suka ilmu sejarah dunia dan Indonesia, sebaiknya memilih jurusan IPS. Begitu pula jika kamu berbakat di bidang kesusasteraan, misalnya hobi dalam puisi, suka mengarang, membuat essai juga mempunyai kemampuan memahami multi bahasa, jurusan bahasa lebih pas.

3.Mengetahui rencana kuliah

         Tujuan pendidikan SMA adalah mengantarkan peserta didik menuju ke jenjang yang lebih tinggi yakni perguruan tinggi. Jadi, jika kamu masuk SMA, itu artinya kamu dipersiapkan untuk bisa melanjutkan ke bangku kuliah. Jika ingin sukses di bangku kuliah, perlu dipersiapkan sedini mungkin. Merencanakan memilih jurusan saat kuliah kelak, harus sudah ditentukan sejak di bangku sekolah. Sehingga tidak ada penyesalan seandainya, kelak sudah masuk kuliah, ternyata kamu salah masuk jurusan waktu SMA. Gambaran mudahnya seperti ini. Saat siswa lulus dari sekolah menengah atas, siswa dihadapkan pada pilihan untuk kuliah. Pada tahap awal ada seleksi masuk perguruan tinggi. Jika siswa memilih jurusan di bawah naungan IPA, misalnya Pendidikan Dokter, maka ia akan mengikuti seleksi ujian masuk dengan soal ujian IPA seperti Fisika, Biologi, Kimia dan Matematika.

4. Kenali Karakteristik diri masing-masing

Kalau kamu cenderung :
  Pemikir
  Suka dengan tantangan
  Serius
  Tidak mudah percaya
  Memiliki kemampuan berhitung, imajinasi, dan abstraksi yang tinggi
IPA adalah pilihan yang cocok untukmu.

Kalau kamu cenderung :
  Pede, nggak malu untuk tampil
  Banyak ngomong
  Mudah bergaul
  Punya rasa sosial yang tinggi
  Daya ingat tinggi, cepat mengahafal atau mengingat sesuatu
IPS adalah pilihan yang tepat untukmu

Selain itu, Kita juga harus :
-  Konsultasi dengan guru bimbingan konseling
- Sesuaikan dengan kemampuan dalam bidang pelajaran
- Bicarakan dengan orangtua
- Sesuaikan dengan cita-citamu
- Sesuaikan dengan pilihan jurusan apa yang akan kamu ambil di universitas nanti
- Ikuti kata hati

Nah, semoga hal-hal diatas bisa membantu kamu dalam menentukan jurusan yang ingin kamu tuju kelak.(meg)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar